FORMAT PENGKAJIAN KMB
Pengkajian :
SENIN 11 FEBRUARI 2013 Jam : 11:00
Tanggal MRS :
MINGGU, 10 FEBRUARI 2013 No.RM : 237422
Ruang/Kelas :
PARU/II
Dx.Masuk : CAP
|
Identitas
|
Nama :
Tn.A Jenis kelamin : L
Umur : 70 thn Status
perkawinan : Kawin
Pendidikan :
SMA
Penanggung Biaya : umum
Pekerjaan : Swasta
Suku/Bangsa :
Banjar / WNI
Agama :
Islam
Alamat : Bakau ., kec. Kurau Plaihari
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Riwayat Sakit
dan Kesehatan
|
Keluhan
Utama : sesak nafas
Riwayat
penyakit saat ini :
Sejak
±3 hari yang lalu px mengalami sesak bernafas dan batuk berdahak., karena tak
kunjung reda, oleh keluarga px d bawa ke rumah sakit Ratu Zalecha Martapuara tanggal
10 februari 2013 jam 15: 25,
Terapi
tindakan di IGD :
INF.
NaCl
(20tpm)
INJ.
Ceftozidime
(IV)
Remopain
(IV)
Ranitidine
(IV)
Nebo.
Combivent+Pulmicort
Penyakit
yang pernah diderita : px tidak pernah mengalami penyakit serius tetapi hanya
penyakit seperti Batuk, dan demam.
Penyakit
yang pernah diderita keluarga : riwayat penyakit keluarga px tidak ada yang
mempunyai penyakit keturunan dan menular, hanya demam dan batuk biasa.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
ROS
|
Observasi&
pemeriksaan fisik (ROS: Review of Sistem)
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tanda
vital: TD: 140/80 mmHg, Nadi: 90 x/m, Suhu badan: 38,20C, RR: 30 x/m
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lain-lain:
produksi sputum
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah : bersihan jalan
nafas tidak efektif.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kardiovaskuler
B2 (Blood)
|
Lain-lain:
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah : tidak ada masalah
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Persarafan
B3 (Brain)
|
GCS Eye: 4 Verbal: 5
Motorik: 6 Total:
15
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lain-lain :
Istirahat/tidur :
+ 6-8 jam/hari Gangguan tidur: Px tidak ada gangguan tidur
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah
: tidak ada masalah
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Penglihatan
(Mata)
Lain-lain:
Karekteristik dan lokasi : dada
Skala nyeri : 1 – 2 – 3 – 4 - 5
Pendengaran/telinga
Penciuman/hidung
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah
: nyeri berhubungan dengan inflamasi parenkim paru
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Perkemihan B4
(Bladder)
|
Urin : Jumlah +900 cc/hr/jam Warna:
kuning Bau:amoniak
Alat
bantu (kateter dan lain-lain):
Lain-lain :
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah:
tidak ada masalah
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pencernaan B5
(Bowel)
|
Minum : +800 cc/hari, Jenis : air putih
Mulut
dan tenggorokan
Abdomen
Lokasi :
Peristaltik : ………22…….x/menit
Konsistensi : padat Bau: khas Warna:coklat
Lain-lain : pada saat di RS px tidak ada
BAB
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah
: nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan peningkatan sekunder
terhadap demam dan proses infeksi
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Muskuloskeletal/
Integumen
B6 (Bone)
|
Kulit
Jenis/Jumlah
:
Diet BTKTP
BB/TB : 50 kg / 160 cm
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah:
tidak terdapat masalah
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Endokrin
|
Lain-lain :
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah:
tidak ada masalah
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Personal
Hygiene
|
Mandi : ……-…..x/hari Sikat gigi : …-……..x/hari
Keramas : ……-…..x/hari Memotong kuku : …1……..x/minggu
Ganti
pakaian : ……-…..x/hari
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah:deficit
perawatan diri berhubungan dengan kelemahan fisik
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Psiko-sosio-spiritual
|
Orang
yang paling dekat : cucu
Hubungan
dengan teman dan lingkungan sekitar : baik, byk keluarga px menjenguk
Kegiatan
ibadah : px tetap bisa melaksanakan ibadah shalat
Konsep
diri : px yakin penyakitnya
dapat disembuhkan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah:
tidak ada masalah
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Data penunjang
: Laboratorium
Hasil
laboratorium tanggal 10-02-2013
Lab
patologi
LED
= 45 mm/jam
Fatient
Report
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Photo R, USG,
dll
Tidak
dilakukan Photo Rongten,USG
Dilakukan
pemeriksaan CT SCAN (--)
EKG (+)
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Terapi/tindakan
lain:
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
……………………….,……………………..
(………………………)
ANALISA DATA
DATA
|
ETIOLOGI
|
MASALAH
|
DS
:
Px
mengeluh susah/sesak bernafas
DO
:
-Px
terlihat susah bernafas (dipsnea)
-Ronchi (+)
- O2 (3 Lpm)
DS :
Px mengatakan nafas terasa
berat
DO :
-Px terlihat banyak menggunakan
tenaga untuk bernafas
-Px berkeringat
-Nafas dangkal
-RR : 30 x/menit
-N : 90 x/menit
-Sianosis (-)
-mukosa kering
DS :
px kadang – kadang merasa nyeri
saat nafas sesak
DO :
-Px terlihat sakit dadanya dan
memegang dadanya
-skala nyeri 1 2 3 4 5
-karakteristik : spt
ditusuk-tusuk
-lokasi : dada
DS :
Kel px mengatakan px mengalami
penurunan nafsu makan, dan susah d suruh makan.
DO :
-px hanya makan ¼ dari porsi yang disediakan
-frekuensi : 2x/hari
-BB 50 kg
-mual/muntah (-)
-suhu tubuh 38,20C
|
Peningkatan
produksi sputum
Ketidak
seimbangan perfusi ventilasi
Inflamasi
parenkim paru
Peningkatan
kebutuhan metabolic sekunder terhadap demam dan proses infeksi
|
Bersihan
jalan nafas tidak efektif
Gangguan
pertukaran gas O²
Nyeri
Nutrisi
kurang dari kebutuhan
|
ANALISA DATA
DATA
|
ETIOLOGI
|
MASALAH
|
DS :
Kel px mengatakan selama di
rawat di rumah sakit, px tidak ada mandi dan gosok gigi
DO :
-kebersihan kulit : kotor
-kebersihan mulut : kurang
-tercium baju
-baju tidak diganti
|
Kelemahan
fisik
|
Deficit
perawatan diri
|
MASALAH KEPERAWATAN :
1. Bersihan
nafas tidak efektif b/d peningkatan
produksi sputum
2.
Gangguan pertukaran gas
b/d Ketidak seimbangan perfusi ventilasi
3. Nyeri
b/d inflamasi parenkim paru
4. Nutrisi
kurang dari mebutuhan b/d peningkatan kebutuhan metabolic sekunder terhadap
demam dan proses infeksi
5. Deficit
perawatan diri b/d kelemahan fisik
Tanggal
|
Dx Kepwt
|
Tujuan &
Kriteria Hasil
|
Intervensi
Keperawatan
|
Tanggal
Jam
|
Implementasi
Keperawatan
|
I
II
III
IV
V
|
Bersihan
jalan napas tidak efektif
Gangguan
pertukaran gas
Nyeri
Nutrisi
kurang dari kebutuhan
Deficit
Perawatan Diri
|
Tujuan :
Selama 2x24 jam px kembali
bernafas normal
Kreteria hasil
:
Jalan napas paten dengan bunyi
napas bersih, tak ada dispnea, sianosis
Tujuan :
Setelah perawatan 3x24 jam
kreteria hasil intervensi tercapai
Kreteria hasil
:
Menunjukkan perbaikan ventilasi
dan oksigenasi jaringan dengan GDA dalam rentang normal dan tak ada gejala
distres pernapasan.
Tujuan :
Setelah perawatan 3x24 jam
kreteria hasil intervensi dapat tercapai
Kreteria hasil :
Menunjukkan rileks,
istirahat/tidur, dan peningkatan aktivitas yang tepat.
Tujuan :
Setelah perawatan 3x24 jam
kreteria hasil intervensi dapat tercapai
Kreteria hasil :
Menunjukkan
peningkatan masukan makanan, mempertahankan/ meningkatkan berat badan,
menyatakan perasaan sejahtera.
Tujuan :
Setelah di
lakukan perawatan selama 3x24 jam pada pasien dapat beraktivitas sendiri
kriteria hasil
:
Pasien dapat
memenuhi kebutuhan personal hygine
|
1)
Kaji frekuensi/kedalaman pernapasan
2) Auskultasi area paru, catat bunyi nafas
3)
Bantu pasien latihan napas sering. Tunjukkan/bantu pasien mempelajari
melakukan batuk,
4)
atur posisi semi fowler
5)
anjurkan minum air hangat
6)
Lakukan section sesuai indikasi.
7) Kolaborasi pemberian obat
sesuai indikasi
1) Kaji
frekuensi, kedalaman, dan kemudahan bernapas.
2) Observasi
membran mukosa, dan kuku, catat adanya sianosis
3) Awasi
suhu tubuh, sesuai indikasi. Bantu tindakan kenyamanan untuk menurunkan demam
4) Tinggikan
kepala dan dorong sering mengubah posisi (fowler atau semi fowler),
5) Berikan
terapi oksigen sesuai indikasi.
6) Beri
suasana tenang
1) Tentukan
karakteristik nyeri,dan skla nyeri
2) Berikan
tindakan nyaman
3) Anjurkan
dan bantu pasien dalam teknik menahan dada selama episode batuk.
4) Kolaborasi
dengan tim dalam pemberian obat oral jika perlu
5) Anjurkan
teknik distraksi relaksasi
1) Pantau:
presentase jumlah makanan yang dikonsumsi setiap kali makan, timbang BB
2) Berikan
makanan yang disukai px
3) Berikan
makanan selagi hangat
4) Berikan
makan porsi kecil dan sering termasuk makanan kering dan makanan yang menarik
untuk pasien.
5) Rujuk
kepada ahli diet untuk membantu memilih makanan yang dapat memenuhi kebutuhan
nutrisi selama sakit panas.
1) Anjurkan
kepada keluarga untuk membantu pasien dalam pemenuhan kebutuhan personal
hygine.
2) Anjurkan
pada keluarga membantu pasien untuk gosok gigi mengganti pakaian dan mandi
atau menyeka pasien.
3) Anjurkan
untuk mengganti pakaian setiap hari
4) Anjurkan
kel px melakukan seka
5) Anjurkan
mengganti pakaian jika basah oleh keringat dsbg
|
11/02/13
(1)12:00
(2)12:00
(3)12:10
(4)12:10
(5)12:10
(7)13:00
11/02/13
12:00
(1)12:00
(2)12:00
(3)13:00
(4)12:15
(5)12:15
(6)12:00
11/02/13
(1)12:00
(2)12:05
(3)12:10
(4)13:30
(5)12:10
11/02/13
(1)12:15
(2)12:30
(3)12:30
(4)12:15
(5)12:15
11/02/13
(1)12:15
(2)12:15
(3)12:15
(4)12:20
(5)14:00
|
1)mengkaji
frekuensi/kedalaman pernapasan
Frek
: 30 x/menit
Kedalaman
nafas : dangkal
2) melakukan auskultasi area paru, catat bunyi nafas
Bunyi
nafas : ronchi
Terdapat
penumpukan sekret
3)membantu
pasien latihan napas sering. munjukkan/membantu pasien mempelajari melakukan
batuk efektif
4)
mengatur posisi semi fowler
5)
menganjurkan minum air hangat
6)
-
7)
berkolabolaborasi pemberian obat sesuai indikasi
INF.
RL:NS + AMINO ½ amp (14tpm)
INJ.
Ceftozidime 3x1 (IV) 09 17 01
Remopain 3x1 (IV) 09 17 01
Ranitidine 3x1 (IV) 09 17 01
Nebo. Combi+Pulmi 4x1 (12 18 24
06)
P.O
Codein 3x2
Vectrin
3x1
1)mengkaaji
frekuensi, kedalaman, dan kemudahan bernapas.
Frek
: 30x/menit
Kedalaman
nafas : dangkal
Px
sulit bernafas
2)melakukan
observasi
Mukosa
: kering
Sianosis
: (-)
3)mengawasi
suhu tubuh, sesuai indikasi.
Suhu
tubuh : 38,2ºC
Menganjurkan
kel px untuk melakukan kompres
4)meninggikan
kepala px dan menganjurkan sering mengubah posisi (fowler atau semi fowler),
5)
oksigen 2L/m.
6)memberikan suasana tenang
1)menentukan
karakteristik nyeri,dan skla nyeri
Karakteristik
: seperti ditusuk
Skala
: 1 2 3
4 5
2)anjurkan
kel px memberikan tindakan nyaman, spt: pijatan punggung, perubahan posisi,
musik tenang/perbincangan.
3)menganjurkan
dan membantu pasien dalam teknik menahan dada selama episode batuk.
4)
Codain 10mg 3x2 (Sg Sr Pg)
Vectrin 3x1 (Sg Sr Pg)
5)menganjurkan
teknik distraksi relaksasi
1) memantau:
presentase jumlah makanan yang dikonsumsi
presentasi : ¼ dari porsi makan yg disediakan
frek : 2x/hari
BB : 50kg
2) memberikan
makanan yang disukai px
3) memberikan
makanan selagi hangat
4) memberikan
makan porsi kecil dan sering termasuk makanan kering dan makanan yang menarik
untuk pasien.
5) merujuk
kepada ahli diet untuk membantu memilih makanan yang dapat memenuhi kebutuhan
nutrisi selama sakit panas.
1) Menganjurkan
kepada keluarga untuk membantu pasien dalam pemenuhan kebutuhan personal
hygine.
2) Menganjurkan
pada keluarga membantu pasien untuk gosok gigi mengganti pakaian dan mandi
atau menyeka pasien.
3) menganjurkan
untuk mengganti pakaian setiap hari
4) menganjurkan
kel px melakukan seka
5) menganjurkan
mengganti pakaian jika basah oleh keringat dsbg
|
No.
|
Hari/tanggal/ Jam
|
Masalah/DX
Keperawatan
|
Evaluasi (SOAP)
|
1
II
III
IV
V
|
Senin/11-2-13/14:00
Senin/11-2-13/14:00
Senin/11-2-13/14:00
Senin/11-2-13/14:00
Senin/11-2-13/14:00
|
Bersihan nafas tidak efektif
gangguan pertukaran gas
Nyeri
Nutrisi kurang dari kebutuhan
Deficit perawatan diri
|
S : px masih mengeluh kadang-kadang sesak bernafas
O : px terlihat susah bernafas
-
ronchi (+)
A :
masalah belum teratasi
P:
intervensi dilanjutkan
S : px masih susah bernafas
O : px terlihat banyak menggunakan tenaga untuk
bernafas
-
px berkeringat
-
nafas dangkal
-
RR: 30x/m
-
N: 90x/m
A:
masalah belum teratasi
P :
intervensi dilanjutkan
S : px masih mengeluh kadang-kadang nyeri
O : - px terlihat memegang dadanya saat merasa
nyeri
-
Skala nyeri 1 2 3 4 5
-
Karakteristik : spt ditusuk-tusuk
-
Lokasi : dada
A :
masalah belum teratasi
P :
intervensi dilanjutkan
S : px mengatakan masih susah makan
O : px hanya makan ¼ dari porsi yang disediakan
-
Frekuensi : 2x/hari
-
T : 38,2 ^C
A:
masalah belum teratasi
P :
intervensi dilanjutkan
S
: px mengatakan sudah diseka oleh keluarga dan menggosok gigi.
O
: kebersihan kulit : baik
-
Kebersihan mulut : baik
-
Pakaian diganti (+)
-
Tercium bau (-)
A :
masalah belum teratasi
P :
intervensi dilanjutkan selama perawatan di rumah sakit
|
No.
|
Hari/tanggal/
Jam
|
Masalah
Keperawatan
|
Evaluasi (SOAP)
|
1
II
III
IV
V
|
Selasa/12-2-13/14:00
Selasa/12-2-13/14:00
Selasa/12-2-13/14:00
Selasa/12-2-13/14:00
Selasa/12-2-13/14:00
|
Bersihan nafas tidak efektif
gangguan pertukaran gas
Nyeri
Nutrisi kurang dari kebutuhan
Deficit
perawatan diri
|
S : px masih mengeluh kadang-kadang sesak
bernafas, tetapi sudah berkurang
O : saat sesak px terlihat susah bernafas
-
ronchi (+)
A :
masalah belum teratasi
P:
intervensi dilanjutkan
S : px masih mengeluh susah bernafas
O :saat sesak nafas px terlihat banyak menggunakan
tenaga untuk bernafas
-
px berkeringat
-
nafas dangkal
-
RR: 28x/m
-
N: 88x/m
A:
masalah belum teratasi
P :
intervensi dilanjutkan
S : px masih mengeluh kadang-kadang nyeri (pada
saat sesak)
O : - px terlihat memegang dadanya saat merasa
nyeri
-
Skala nyeri 1 2 3 4 5
-
Karakteristik : spt ditusuk-tusuk
-
Lokasi : dada
A :
masalah belum teratasi
P :
intervensi dilanjutkan
S : px mengatakan masih susah makan, tapi sdh mau
makan 3x/hari
O : makan pagi ¼ dari porsi yang disediakan
-
Makan sg ½ dari porsi yang disediakan
-
Makan sr ¼ dari porsi yang disediakan
-
Frekuensi : 3x/hari
-
T : 37,8 ^C
A
: masalah belum sepenuhnya teratasi
P
: intervensi dilanjutkan
S
: px mengatakan sudah diseka oleh keluarga dan menggosok gigi.
O
: kebersihan kulit : baik
-
Kebersihan mulut : baik
-
Pakaian diganti (+)
-
Tercium bau (-)
A :
masalah belum teratasi
P
: intervensi dilanjutkan selama perawatan di rumah sakit
|
No.
|
Hari/tanggal/ Jam
|
Masalah/DX
Keperawatan
|
Evaluasi (SOAP)
|
I
II
III
IV
V
|
Rabu/13-2-13/10:00
Rabu/13-2-13/10:00
Rabu/13-2-13/10:00
Rabu/13-2-13/10:00
Rabu/13-2-13/10:00
|
Bersihan nafas tidak efektif
gangguan pertukaran gas
Nyeri
Nutrisi kurang dari kebutuhan
Deficit perawatan diri
|
S : px sejak tadi malam sampai saat ini tidak ada
sesak bernafas lagi
O :
-
ronchi (<)
A :
masalah teratasi
P:
intervensi dihentikan, px BLPL
S : px sejak tadi malam sampai saat ini tidak ada
sesak bernafas lagi
O :observasi
-
RR: 24x/m
-
N: 88x/m
A: masalah
teratasi
P :
intervensi dihentikan px BLPL
S : px tidak mengeluh nyeri lagi
O : observasi
-
Skala nyeri 1 2 3 4 5
-
Karakteristik : tidak nyeri
-
Lokasi : dada
A :
masalah teratasi
P :
intervensi dihentikan px BLPL
S : px mengatakan sdh mau makan banyak
O : observasi
-
Makan sr ½ dari porsi yang disediakan
-
Makan pg 1 dari porsi yang disediakan
-
T : 37,4 ^C
A
: masalah teratasi
P
: intervensi dihentiakan px BLPL
S
: px mengatakan selalu diseka oleh keluarga dan menggosok gigi.
O
: kebersihan kulit : baik
-
Kebersihan mulut : baik
-
Pakaian diganti (+)
-
Tercium bau (-)
A :
masalah teratasi
P
: intervensi dihentikan px BLPL
|
Belum ada tanggapan untuk "CONTOH ASKEP CAP"
Post a Comment