Home · Artikel · Makalah · LP Askep · ASKEP · SAP · Forum

PERAWATAN PAYUDARA DAN MANFAATNYA


Dalam keluarga khususnya seorang ibu, kehamilan merupakan hal yang paling ditunggu – tunggu. Secara umum pada masa – masa kehamilan banyak mengalami perubahan fisik, alat reproduksi-nya, maupun psikologisnya. Seperti pada muka timbul kecoklatan, alat kandungan makin besar, payudara makin besar dan keras (Manuaba, 1998). Begitu juga pada saat kehamilan trimester III , payudara akan semakin besar dan keras karena adanya retensi air, lemak serta berkembangnya kelenjar payudara dan juga kadang - kadang keluar kolostrum. Tetapi pada kenyataanya masih ada ibu hamil yang kurang paham tentang teknik perawatan payudara sehingga dapat menimbulkan beberapa masalah (www.infoibu.com.2007). 

Menurut hasil survey rumah tangga tahun 2000 oleh Badan Statistik, dengan jumlah rata – rata masing – masing propinsi daerah survey 54 % ibu hamil telah memanfaatkan pelayanan kesehatan perawatan payudara. Sedangkan survey data awal yang diperoleh di BPS  sudah dilakukan penyuluhan tentang teknik perawatan payudara tapi pada kenyataanya data yang didapat dari 20 orang ibu hamil trimester III masih ada 2 orang yang mengalami abses, 3 orang ASI (Air Susu Ibu) tidak keluar dan 2 orang putingnya tidak menonjol. Dari data – data diatas menunjukkan masih kurang tercapainya program tersebut. 

Efek negatif tidak melakukan perawatan payudara dan teknik perawatan payudara yang salah pada ibu hamil dapat menyebabkan terjadinya ASI tidak keluar, puting susu kadang tidak menonjol, produksi ASI sedikit, infeksi pada payudara, payudara bengkak, muncul benjolan di payudara, terjadi mastitis dan abses. Dengan timbulnya beberapa masalah tersebut maka dapat menyebabkan terganggunya proses pemberian ASI pada calon buah hati.

Dalam istilah medik, payudara disebut juga glandula mammae (kelenjar susu) yang berkembang sejak embrio berusia enam minggu. Mammae tersusun dari jaringan kelenjar, jaringan ikat dan jaringan lemak. Diameter mammae sekitar 10-12 cm. umumnya, berat mammae pada wanita yang normal sekitar 200 gram. Pada akhir kehamilan, beratnya antara 400-600 gram.

Ketika wanita sedang hamil banyak yang dipersiapkan  untuk kelahiran dan untuk selama melahirkan. Payudara pun juga harus dipersiapkan sejak kehamilan yaitu perawatan payudara karena untuk menyiapkan diri ketika memberikan air susu ibu (ASI) untuk si buah hati saat dia lahir kelak. Hal ini merupakan salah satu bagian yang penting yang harus diperhatikan oleh ibu hamil sebagai persiapan untuk menyusui nantinya dan wajib dilakukan selama kehamilan. Saat kehamilan payudara akan membesar dan warna di daerah sekitar putting akan lebih gelap dan lebih sensitive / peka. Sehingga jika terkena sentuhan sedikit saja akan terasa sakit dan tegang karena tubuh sedang bekerja mempersiapkan diri untuk memberikan makanan pada bayinya kelak.

Dr. Suharjanti Kramadibrata, Sp.OG dari RSAPD Gatot Subroto, Jakarta mengatakan bahwa banyak ibu hamil mengabaikan perawatan payudara. Boleh jadi lantaran malas atau sesungguhnya belum mengetahui akan manfaatnya. Padahal perawatan payudara selama hamil sangat penting untuk kelancaran air susu kelak setelah melahirkan. “Malah, dengan perawatan yang benar, hasilnya bukan cuma produksi yang cukup, tapi juga bentuk payudara akan tetap baik selama menyusui. Sebagaimana diketahui, payudara selama kehamilan akan mengalami perubahan. Antara lain terasa lebih kencang, lebih besar, dan lebih penuh. Konon, menjelang kelahiran berat setiap payudara mencapai 1,5 kali lebih besar dibandingkan sebelum hamil. Oleh sebab itu Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini karena payudara merupakan satu-satunya penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin.

Baca juga : Penyuluhan Pewatan Payudara

Perawatan yang dilakukan terhadap payudara bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan mencegah tersumbatnya saluran susu sehingga memperlancar pengeluaran ASI, untuk menjaga kebersihan payudara sehingga terhindar dari infeksi, untuk mengenyalkan puting susu supaya tidak mudah lecet, untuk menonjolkan puting susu, menjaga bentuk buah dada tetap bagus, dan untuk mengetahui adanya kelainan

Perawatan payudara hendaknya dilakukan sedini mungkin selama kehamilan dalam upaya mempersiapkan bentuk dan fungsi payudara sebelum ibu menyusu bayinya kelak. Berikut ini perawatan payudara banyak manfaat, antara lain
  • Menjaga kebersihan payudara terutama kebersihan puting susu
  • Melenturkan dan menguatkan puting susu sehingga memudahkan bayi untuk menyusu.
  • Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga produksi ASI banyak dan lancar.
  • Dapat mendeteksi kelainan-kelainan payudara secara dini dan melakukan upaya untuk mengatasinya.
  • Mempersiapkan mental (psikis) ibu untuk menyusui.

Langkah-langkah pengurutan payudara

Pengurutan pertama
Terdiri dari empat gerakan yang dilakukan pada kedua payudara selama lima menit. Berikut tahap-tahap yang dilakukan pada pengurutan pertama :

  • Licinkan kedua tangan dengan minyak
  • Tempatkan kedua telapak tangan diantara kedua payudara
  • Lakukan pengurutan, dimulai kearah atas, lalu telapak tangan kiri kearah sisi kiri dan telapak tangan kanan ke arah sisi kanan
  • Lakukan terus pengurutan ke bawah / ke samping. Selanjutnya, pengurutan melintang. Telapak tangan mengurut ke depan, lalu kedua tangan dilepas dari payudara
  • Ulang gerakan 20-30 kali tiap satu payudara
      Pengurutan kedua
Sokong payudara dengan satu tangan, sedangkan tangan lain mengurut payudara dengan sisi kelingking dari arah tepi ke arah puting susu. Lakukan gerakan ini sekitar 30 kali

Pengurutan ketiga
Sokong payudara kiri dengan tangan kiri, kemudian dua atau tiga jari tangan kanan membuat gerakan memutar sambil menekan mulai dari pangkal payudara dan berakhir pada puting susu. Lakukan tahap yang sama pada payudara kanan. Lakukan dua kali gerakan pada setiap payudara.

Pengompresan
Lakukan tahap pengompresan. Sebelumnya, siapkan alat berupa dua buah wadah/baskom kecil yang masing-masing diisi dengan air hangat dan air dingin serta dua buah waslap. Selanjutnya, kompres kedua payudara dengan waslap hangat selama dua menit, lalu ganti dengan kompres waslap dingin selama satu menit. Kompres bergantian selama tiga kali berturut-turut dan akhiri dengan kompres air hangat.

Perawatan puting susu
Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk merawat puting susu :

  • Kompres kedua puting susu dengan kapas yang telah dibasahi minyak selama lima menit agar kotoran disekitar puting mudah terangkat
  • Jika puting susu normal, lakukan perawatan berikut. Oleskan minyak pada ibu jari dan telunjuk, lalu letakkan keduannya pada puting susu. Lakukan gerakan memutar kearah dalam sebanyak 30 kali putaran untuk kedua puting susu. Gerakan ini untuk meningkatkan elastisitas otot puting susu
  • Jika puting susu datar atau masuk kedalam, lakukan tahap berikut 
  1. Letakkan kedua ibu jari di sebelah kiri dan kanan puting susu, kemudian tekan dan hentakkan ke arah luar menjauhi puting susu secara perlahan
  2. Letakkan kedua ibu jari diatas dan dibawah puting susu, lalu tekan serta hentakkan ke arah luar menjauhi puting susu secara perlahan.



Catatan :

  • Hindari gerakan yang dapat memarkan puting susu
  • Hindari penarikan puting susu dan payudara keluar karena dapat merusak jaringan-jaringan payudara
  • Hindari penggesekan diatas payudara karena dapat menimbulkan rasa panas pada kulit payudara
  • Selesai melakukan perawatan payudara, pakailah bra atau BH yang menyangga payudara dengan sempurna. Diharapkan dengan melakukan perawatan payudara, proses menyusui nantinya dapat berjalan dengan lancar.



Artikel keren lainnya:

Belum ada tanggapan untuk "PERAWATAN PAYUDARA DAN MANFAATNYA"

Post a Comment